Want your
own Fotopage?






 
Pelaminan Minang Buchyar
Pernikahan Adat Minang
By: Buchyar Salim

[Recommend this Fotopage] | [Share this Fotopage]
[<<  <  [1]  2  >  >>]    [Archive]
Thursday, 17-Jan-2008 19:23 Email | Share | | Bookmark
Pernikahan Adat Minang - Lubuk Jantan Tanah Datar

Prosesi Pernikahan Adat Minang Lubuk Jantan Tanah Datar
Adat Membasuh Kaki
Pada tanggal 15 November, Pelaminan Minang Buchyar menampilkan prosesi pernikahan adat Lubuk Jantan di Ragam Pernikahan Nusantara 2007.

Terdapat sepasang setajuak yang berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.

Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional minang kabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain.

Diceritakan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum’at setelah sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.

Kedatangan Marapulai di samput dengan tari gelombang dan tari persembahan. Kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.

Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh ada yang menginjak selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai di dudukan di atas pelaminan.

Lebih lengkap silakan kunjungi website kami di


Pernikahan Adat Minang - Lubuk Jantan

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami di 021- 999 3 1681


Thursday, 29-Nov-2007 09:30 Email | Share | | Bookmark
Pernikahan Adat Minang: Rani dan Rafli

Rani dengan Sunting
Rani dan Fadli
Pernikahan Rani dan Fadli, Pasangan Keluarga Drs. H. (alm) Syafrudin Kamal dan Hj. Suzelly M. Noor S.Pd. dengan Keluarga H. Adrizal Adnan dan Hj. Krisna Roseti

Aura cinta terlihat antara Rani dan Rafi, ketika menemani mereka berhias untuk acara pernikahan adat minang ini. Saling menggoda dan terlihat ceria. Hal yang selalu menyenangkan untuk di lihat adalah pandangan mata penuh cinta dari sepasang pengantin. Sebelumnya di adakan sesi pemotretan kedua mempelai dalam balutan busana adat Minangkabau. Senyum tidak pernah lupa menghiasi wajah cantik mempelai wanita ini yang bahagia ini.

Prosesi pernikahan adat minang ini dimulai jam 7 malam, hujan lebat diluar gedung menambah kesyahduan acara pernikahan adat minang ini dan tidak menghentikan para undangan untuk datang menghadiri acara ini. Iringan pengantin memasuki gerbang pelaminan yang penuh bantal gadang dan bunga. Tarian penyambutan pun digelar di depan pelaminan menyambut kedatangan mempelai. Setelah Raja dan Ratu sehari menduduki singgasana mereka dan di apit kedua orang tua, tari piringpun di gelar didepan pelaminan untuk menghibur para tamu.

Acara ini di iringi hiburan seorang penyanyi dan juga para tamu yang ikut menyumbang lagu menambah kemeriahan acara resepsi pernikahan Rani dan Rafi.

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami di 021- 999 3 1681


Wednesday, 28-Nov-2007 17:52 Email | Share | | Bookmark
Pakaian Bundo Kanduang

Pakaian Bundo Kanduang
Ini adalah baju bundo kanduang sehari-hari. Baju ini berwarna hitam yang merupakan warna bangsawan bagi rakyat minangkabau dan tanpa memakai perhiasan.

Hal ini memiliki arti filosofis yang sangat dalam, dimana seorang pemimpin sudah sepatutnya mendahulukan rakyat kecil bukan dirinya sendiri. Adalah hal yang sangat umum dikalangan pemimpin untuk bertanya "adakah beras hari ini?" bila bertemu dengan rakyatnya yang menandakan bahwa seorang pemimpin harus memperhatikan kesejahteraan rakyat.

Foto diperankan oleh peraga didepan Pelaminan Minang Buchyar pada acar Ragam Pernikahan Nusantara ,Kartika Expo Balai Kartini 2007

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami di 021- 999 3 1681


Saturday, 17-Nov-2007 11:59 Email | Share | | Bookmark
Ragam Pernikahan Nusantara 2007

Pakaian Pengantin Adat Minang
Berpose seusai Prosesi
Pelaminan Minang Minimalis
Foto-foto ini diambil dari Acara Ragam Pernikahan Nusantara 2007 yang diadakan di Balai Kartini dan diselenggarakan oleh DepBudPar. Dalam kesempatan ini kami diundang khusus oleh DepBudPar untuk mewakili Sumatera Barat khususnya Lintau karena keaslian dari pelaminan kami dan kualitas peralatan yang kami pakai.

Pada hari kedua, kami mengadakan simulasi profesi adat pernikahan minang. Untuk liputan yang lebih lengkap silakan mengunjungi kunjungi website kami:

Ragam Pernikahan Nusantara 2007

atau hubungi kami di 021- 999 3 1681


Saturday, 17-Nov-2007 11:58 Email | Share | | Bookmark
Pelaminan Tanduk Bagonjong

Pelaminan Minang Tanduk Bagonjong
Pelaminan Rumah
Ini adalah salah satu bentuk pelaminan yang kami tawarkan dengan ciri khas adat sumatera barat yang kental berupa tanduk bagonjong. Bila resepsi pernikahan diadakan digedung yang besar maka panjangnya dapat direntangkan sampai selebar 20 meter.

Bila resepsi pernikahan diadakan di rumah maka kami dapat pula menyesuaikan ukurannya sesuai dengan ketersediaan tempat. Untuk melihat berbagai macam kelengkapan kami maka silakan untuk mengunjungi situs resmi kami atau di blog resmi kami di

Pelaminan Minang Buchyar

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami di 021- 999 3 1681


[<<  <  [1]  2  >  >>]    [Archive]

© Pidgin Technologies Ltd. 2014.

ns4008229.ip-198-27-68.net